Jakarta - Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, punya pandangan menarik tentang sektor yang dipimpinnya. Ia menyebut ekonomi kreatif bagaikan "tambang baru" yang tersebar di seluruh penjuru negeri. Potensinya dinilai sangat besar, bahkan disebut-sebut sebagai mesin pertumbuhan ekonomi nasional di masa depan.
Pernyataan itu ia sampaikan saat berkunjung ke kantor Katadata Indonesia, Jumat lalu. Kunjungan itu bukan sekadar formalitas. Riefky ingin menyerap aspirasi, terutama dari pelaku di sektor media, sekaligus menegaskan satu hal penting: kebijakan ke depan harus benar-benar berbasis data.
Menurutnya, pendekatan data adalah kunci. Hanya dengan data yang akurat, strategi untuk mengembangkan 17 subsektor ekonomi kreatif bisa tepat sasaran. "Potensi ekonomi kreatif berbasis data untuk akselerasi pertumbuhan sangat besar. Kolaborasi dengan Katadata sangat relevan untuk menyusun kebijakan berbasis data," tambahnya.
Artikel Terkait
Tuchel Panggil Ben White, Tinggalkan Trent Alexander-Arnold untuk Skuad Inggris
Cemburu Pacar, Pria 80 Tahun Dibunuh dan Dibuang ke Sungai Citanduy
Harga RAM DDR4 Melonjak Hampir 9 Kali Lipat, Produsen Beralih Fokus ke Memori AI
Menteri Zulhas Pastikan Stok Pangan Nasional Aman di Tengah Gejolak Global