Anwar juga menekankan satu hal yang krusial. “Pada saat yang sama, kelangsungan rantai pasok global serta jalur perdagangan strategis, termasuk Selat Hormuz, harus dipastikan tidak terganggu,” tegasnya.
Sebelum bertemu Prabowo, Anwar ternyata sudah cukup sibuk. Beberapa waktu terakhir, dia mengaku telah bertelepon dengan sejumlah pemimpin internasional. Upaya ini digelar untuk menunjukkan solidaritas, menyamakan persepsi, dan tentu saja meninjau dampak global dari krisis yang ada terutama di sektor energi dan keamanan kawasan.
Posisi Malaysia sendiri, lewat pernyataan Anwar, terdengar jelas dan tegas. “Malaysia tetap pada pendirian tegas, menolak kekerasan, menjunjung hukum internasional, dan mendesak semua pihak untuk kembali ke jalur damai,” tutupnya. Sebuah penegasan yang meninggalkan kesan mendalam usai pertemuan itu.
Artikel Terkait
Vonis Kasus Nurhadi Dijadwalkan 1 April 2026
Prabowo dan Anwar Sepakati Penguatan Kerja Sama Strategis Indonesia-Malaysia
Beckham Putra Nugraha Bawa Indonesia ke Final FIFA Series 2026
Kapolda Jatim Pantau Arus Balik Lebaran dari Udara, Angka Kecelakaan Turun 37%