Chery J6 dan J6T: Sang Pelopor
Bisa dibilang, Chery J6-lah yang membuka segmen SUV boxy listrik di sini. Sambutan pasar pun hangat. Nah, akhir 2025 lalu, mereka merilis varian andalan yang lebih tangguh: J6T.
Ini bukan pengganti, ya. J6 reguler tetap dijual. J6T lebih seperti varian flagship yang lebih sporty dan berfokus pada kemampuan off-road. Harganya dibanderol sekitar Rp500 jutaan. Fitur interiornya lebih canggih, baterainya lebih efisien, dan ground clearance-nya ditingkatkan. Dua varian ini dipasarkan berdampingan, menyasar kaum urban yang rindu petualangan.
Dari sisi performa, J6T memang lebih unggul. Varian RWD-nya pakai baterai 65,9 kWh dengan jarak 431 km dan tenaga 181 hp. Sedangkan yang iWD (AWD) punya baterai 69,77 kWh, jarak 436 km, dan tenaga hingga 275 hp. Sebagai pembanding, J6 standar berkisar di 413–426 km.
Kemampuan off-road J6T juga ditingkatkan. Ground clearance-nya 225 mm, jauh lebih tinggi dari J6 biasa yang 195 mm. Mobil ini bisa menerobos genangan air sedalam 625 mm. Untuk urusan kabin, material soft touch, kursi sporty dengan pijat, speaker Infinity, dan pengisian nirkabel 50W jadi andalan. Pengisian dayanya cepat, dari 30% ke 80% cuma butuh 25 menit.
Jadi, pilih yang mana? Yang retro-modern dan modular, atau yang lebih garang dan sudah teruji di pasar?
(UDA)
Artikel Terkait
Panglima TNI Ambil Alih Langsung BAIS Usai Dugaan Keterlibatan Personel dalam Kasus Kontras
Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup, Pengamanan Jalur Mudik Berlanjut Lewat KRYD
Arus Balik Lebaran Picu Lonjakan Lalu Lintas 202% di Tol Layang MBZ
Arus Balik di Simpang Ajibarang Ramai Lancar Meski Diguyur Hujan