Sementara itu, penyebab pasti kematian Hara masih jadi misteri. Eri Mildranaya, Juru Bicara BBKSDA Jawa Barat, mengaku pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan lengkap dari dokter hewan.
"Betul (mati), namun hasilnya belum kami dapatkan secara lengkap. Besok setelah hasil periksa oleh dokter hewan," kata Eri.
Pendalaman lebih lanjut akan segera dilakukan. "Lengkapnya nanti ketika hasil sudah kami dapatkan," tambahnya.
Hara sebenarnya adalah harimau yang baru lahir pertengahan tahun lalu, tepatnya 12 Juli 2025. Ia punya saudara bernama Huru, dan merupakan anak dari pasangan induk Sahrulkan dan Jelita. Kematiannya di usia yang masih sangat belia tentu meninggalkan duka, sekaligus tanda tanya besar bagi pengelola dan pencinta satwa.
Artikel Terkait
BMKG Prakirakan Hujan Guyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia Hari Ini
Polandia dan Denmark Lolos ke Final Play-Off Kualifikasi Piala Dunia 2026
BMKG Peringatkan Hujan Guyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia Hari Ini
Spesifikasi vivo X300 Ultra Bocor: Snapdragon 8 Elite dan Kamera Ganda 200MP