Acara halal bihalal di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor, kemarin, diwarnai kehadiran yang cukup mengejutkan. Anies Baswedan muncul dan terlihat akrab berbincang dengan sejumlah tokoh. Namun, ternyata kehadiran mantan Gubernur DKI Jakarta itu tak direncanakan oleh panitia penyelenggara.
Wasekjen Partai Demokrat, Renanda Bachtar, dengan tegas menyatakan hal itu. “Panitia tidak mengundang (Anies),” ujarnya saat dikonfirmasi media pada Rabu, 25 Maret 2026.
Menurut Renanda, acara silaturahmi itu memang terbuka untuk kalangan di luar partai. Beberapa tokoh seperti Prof. Jimly Asshiddiqie dan Yenny Wahid pun hadir, dan nama-nama mereka tercantum dalam daftar undangan resmi.
“Tidak khusus internal,” katanya menerangkan. “Tapi eksternal yang hadir ada dalam daftar undangan. Hanya terhadap yang bersangkutan (Anies), setau saya panitia tidak mengundang.”
Lantas, bagaimana Anies bisa masuk?
Meski datang tanpa undangan, sikap tuan rumah tak berubah. Renanda memastikan Anies tetap diterima dengan baik. “Namun layaknya tuan rumah yang baik, siapapun yang datang, kami perlakukan dengan baik,” jelasnya. Anies pun bisa bergabung dalam acara dan bersalaman langsung dengan SBY.
Kejadian ini tentu mengundang tanya. Di satu sisi, ia menunjukkan keramahan tradisi silaturahmi Lebaran. Di sisi lain, dalam dinamika politik yang selalu hangat, kehadiran tak terduga seorang figur seperti Anies pasti memantik beragam tafsiran. Acara yang seharusnya sederhana, mendadak jadi bahan perbincangan.
Artikel Terkait
BMKG: Cuaca Cerah di Jakarta pada Pagi Hari, Berawan Tebal Mulai Tengah Malam
Polri Bongkar Markas Judi Online di Jakarta Barat, 321 WNA Diamankan
Jasa Marga Borong Saham Translingkar Kita Jaya Rp1,12 Miliar, Perkuat Investasi Tol
Pejalan Tewas Usai Lompati Pagar dan Tertabrak Pesawat di Bandara Denver