Kapolri Perpanjang Pengamanan Arus Balik Lebaran Empat Hari Pasca Operasi Ketupat

- Rabu, 25 Maret 2026 | 16:25 WIB
Kapolri Perpanjang Pengamanan Arus Balik Lebaran Empat Hari Pasca Operasi Ketupat

Keputusan perpanjangan ini punya dasar yang konkret: data. Tercatat, sekitar 2,5 juta kendaraan membanjir keluar Jakarta saat mudik. Nah, hingga siang tadi, yang sudah kembali baru sekitar 2,04 juta. Masih ada selisih hampir setengah juta kendaraan yang jadi ‘PR’ untuk diurai.

Belum lagi, prediksi puncak arus balik susulan masih mengintai di tanggal 28 dan 29 Maret nanti. Situasinya belum bisa dibilang benar-benar aman.

Di akhir penjelasannya, Kapolri menyelipkan imbauan untuk para pemudik yang masih di jalan. Pesannya klasik tapi selalu relevan: jangan memaksakan diri.

“Mohon untuk terus diingatkan... untuk tidak memaksakan diri, yang ngantuk agar beristirahat sebentar,” ucap Sigit.

“Ada rest area di jalur tol, kemudian juga ada tempat-tempat istirahat yang ada di jalur arteri, baik itu di pos-pos pelayanan, pos terpadu, ataupun jalur-jalur jembatan timbang yang sudah disiapkan. Sehingga kemudian kita betul-betul bisa menekan jumlah laka lantas,” sambungnya.

Dalam peninjauan itu, Sigit tidak sendirian. Tampak hadir Menko PMK Pratikno dan Menhub Dudy Purwagandhi, bersama Dirjen Hubdat Aan Suhanan. Dari pihak swasta, hadir Dirut PT Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono dan Dirut Jasa Raharja Muhammad Awaluddin.

Kapolri sendiri didampingi sejumlah pejabat tinggi Polri, seperti Astamaops Kapolri Komjen Mohammad Fadil Imran, Kadivhumas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir, serta Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri. Kehadiran mereka menegaskan bahwa pengamanan arus balik ini masih jadi perhatian serius.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar