Asap kembali menyelimuti langit Dumai. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini melanda kota di Riau itu, dengan titik api tersebar di dua kecamatan. Setidaknya, ada 18 hotspot yang terpantau membakar di wilayah Kecamatan Dumai Timur dan Medang Kampai.
Upaya pemadaman pun digelar. Kapolres Dumai, AKBP Angga Febrian Herlambang, mengonfirmasi bahwa petugas gabungan masih berjibaku di lapangan.
"Kami bersama stakeholder terkait masih terus melakukan upaya pemadaman di lokasi,"
kata Angga, Rabu (25/3/2026).
Rinciannya, berdasarkan pantauan aplikasi Dashboard Lancang Kuning (DLK), Dumai Timur jadi wilayah dengan titik api terbanyak, yaitu delapan hotspot. Sementara itu, di Medang Kampai tercatat ada enam titik.
Untungnya, tidak semua wilayah terdampak. Laporan dari Kecamatan Dumai Barat, Dumai Selatan, Bukit Kapur, Sungai Sembilan, dan Dumai Kota menyebutkan kondisi masih bersih atau nihil dari titik panas. Kabar yang sedikit meredakan ketegangan.
Di sisi lain, pemadaman di Medang Kampai dipimpin langsung oleh Karoops Polda Riau, Kombes Ino Haryanto. Operasi ini melibatkan banyak pihak: dari TNI, Polri, Damkar, BPBD, Mandala Agni, relawan MPA, Pertamina, hingga warga setempat. Mereka semua bahu-membahu sejak kebakaran pertama dilaporkan terjadi enam hari lalu.
Artikel Terkait
Normalisasi Lalu Lintas Trans Jawa Dimulai, Sistem One Way Dihentikan Bertahap
Arus Balik Lebaran Padati Pelabuhan Raha, 1.200 Tiket Rute ke Kendari Ludes Terjual
Mensos Gus Ipul Tegur 2.708 Pegawai Bolos Usai Libur Lebaran
PM Spanyol: Konflik Timur Tengah Saat Ini Lebih Buruk Dibanding Invasi AS ke Irak