Di sisi lain, terungkap fakta menarik. Pria pemilik SPPG itu rupanya mengantongi izin untuk tujuh dapur MBG sekaligus. Namun, dari semua izin itu, hanya satu yang benar-benar berjalan. Sisanya masih belum beroperasi.
Nanik mencoba mengingat-ingat, "Jadi saya ingat katanya sih, dia dapat tujuh dapur ya, tujuh titik. Tapi yang running baru satu yang udah mulai. Yang lainnya belum, belum running."
Lewat insiden ini, Nanik kembali menegaskan esensi program MBG. Ini sama sekali bukan tentang bisnis. Tujuannya jauh lebih mulia: mencerdaskan anak bangsa.
"Ini bukan bisnis ya," tambahnya dengan nada menekankan. "Ini adalah program pemerintah untuk mencerdaskan anak-anak. Bukan kemudian dilakukan seperti itu."
Jelas sekali, joget yang viral itu telah membuka kotak Pandora. Di balik tarian yang mengundang gelak itu, tersimpan masalah prosedural yang tak bisa dianggap remeh.
Artikel Terkait
Jadwal Salat 28 Maret 2026 di Surabaya: Imsak Pukul 04.08 WIB
Oknum Ustaz di Karawang Diamankan Usai Dihajar Massa karena Selingkuh
KAI Garap Peremajaan Permukiman Bantaran Rel Senen Usai Instruksi Presiden
BPBD Aceh Besar Larang Bakar Sampah dan Lahan di Tengah Suhu Mencapai 34 Derajat