Nilai transaksi dari program 'Mudik ke Jakarta' ternyata fantastis. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, baru saja mengungkap angkanya. Ternyata, nilainya sudah mencapai puluhan triliun rupiah.
Di Balai Kota Jakarta, Rabu (25/3/2026), Pramono memberikan rincian yang cukup mengejutkan.
"Program ini berjalan sampai 31 Maret, dengan banyak kolaborator. Mulai dari Citilink, KAI, hotel, sampai pusat perbelanjaan," ujarnya.
"Nah, sebelum Lebaran kemarin saja, transaksinya sudah menembus Rp 21 triliun."
Program yang baru pertama kali digelar tahun ini memang menawarkan beragam paket. Dari wisata murah sampai diskon belanja yang menggiurkan. Tujuannya sederhana: menggerakkan ekonomi.
Dan tampaknya, itu berhasil. Pramono sendiri terlihat optimis. Menurutnya, angka Rp 21 triliun itu belum final. Ia yakin dalam beberapa hari ke depan, sebelum program berakhir, transaksi akan terus merangkak naik.
"Kami berharap, mudah-mudahan sampai tanggal 31 nanti bisa di atas Rp 25 triliun," tambahnya penuh harap.
Artikel Terkait
Senin Jadi Favorit Publik untuk Hari Kerja dari Rumah, Jumat Menyusul Ketat
Arus Balik Lebaran 2026: Terminal Kampung Rambutan Catat 4.212 Penumpang Hingga Siang
Anies Baswedan Hadir Tak Diundang di Halalbihalal SBY di Cikeas
Rumah Jokowi di Solo Ramai Dikunjungi Pejabat dan Warga untuk Silaturahmi Lebaran