Lalu lintas didominasi mobil pribadi, minibus, dan bus antarkota. Tapi bukan berarti tanpa masalah. Petugas di lapangan masih saja menemui kendaraan golongan tiga sumbu tiga ke atas yang nekat masuk ke ruas tol. Padahal, aturan pembatasan angkutan barang selama arus balik sudah jelas. Petugas pun tak punya pilihan lain selain bertindak tegas, meminta kendaraan-kendaraan itu untuk putar balik atau keluar lewat exit tol terdekat.
Di sisi lain, ada imbauan penting buat para pemudik yang masih dalam perjalanan. Baik Jasa Marga maupun Kepolisian sepakat menyuarakan hal yang sama.
“Pastikan saldo e-toll Anda cukup sebelum sampai di gerbang,” begitu kira-kira pesan mereka.
Imbauan ini bukan tanpa alasan. Saldo yang habis bisa memicu antrean panjang di loket, yang ujung-ujungnya justru memperparah kemacetan yang sudah ada. Situasinya memang padat, tapi dengan persiapan yang matang dari pengendara, setidaknya bisa sedikit meredakan tekanan di jalan.
Artikel Terkait
Ranking FIFA: Indonesia Naik ke Posisi 121, Malaysia Jatuh 14 Peringkat
Polsek Pakuhaji Patroli Dermaga Cituis, Ingatkan Nelayan Soal Aturan Keselamatan Kapal
Kapolri Pantau Langsung Kesiapan Arus Balik Liburan dari Command Center Bali
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Capai Puncak di Bakauheni