“Kita mungkin bakal teleponan hari ini,” ucapnya lagi.
Di sisi lain, dia mengaku bahwa pejabat Iran kesulitan untuk keluar dari negaranya. Meski begitu, dia yakin pertemuan langsung antara pejabat AS dan Iran akan terjadi. “Pada suatu saat, sangat, sangat segera,” tegas Trump.
Pagi itu, dia juga mengumumkan jeda lima hari serangan terhadap fasilitas energi Iran. Ada nada ultimatum dalam pernyataannya. “Kita lihat hasilnya. Kalau beres, selesai sudah masalah ini. Kalau enggak, ya kita teruskan bombardir sesuka hari kita.”
Pernyataan-pernyataan Trump ini, seperti biasa, langsung memantik reaksi. Iran membantah keras klaim adanya dialog produktif. Sementara Uni Eropa menyambut baik keputusan penundaan serangan itu. Situasinya tetap tegang, dan dunia kembali menunggu langkah selanjutnya.
Artikel Terkait
Polres Metro Bekasi Gelar Pengecekan di 28 Objek Wisata Jelang Libur Lebaran
Pemerintah Siapkan WFH Satu Hari Seminggu untuk ASN Usai Lebaran
Iran Bantah Klaim Trump Soal Dialog, Sebut Upaya Manipulasi Pasar Minyak
ASDP Siapkan Kapal Khusus Motor Jika Arus Balik di Bakauheni Padat