Siang itu, Stasiun Pasar Senen di Jakarta masih ramai. Bukan lagi gelombang utama pemudik, tapi masih ada saja warga yang baru memulai perjalanan pulang ke kampung halaman. Suasana memang tak lagi semrawut seperti hari-hari puncak, namun semangat untuk berkumpul keluarga tetap terasa di udara.
Di antara kerumunan, Lintang (28) terlihat siap berangkat. Perempuan asal Tegal ini punya alasan spesifik memilih berangkat sekarang. "Biar nggak terlalu ramai banget sih," ujarnya.
Dia melanjutkan, "Kalau pas mepet lebaran itu tuh ramai banget, pusing aku ngelihat banyak orangnya. Nggak terlalu harus war tiket juga kalau baliknya abis Lebaran."
Ini pengalaman pertamanya mudik setelah hari raya. Rupanya, ada strategi di balik keputusannya itu. "Waktu Lebaran kemarin masuk kerja, hitung-hitung nambah income juga," tutur Lintang sambil tersenyum. Jadi, selain menghindari kerumunan, ada nilai plus lainnya.
Rencana mudik setelah Lebaran ini sudah dia bicarakan dengan kakaknya. Yang paling dinanti? "Intinya kan mau kumpul sama keluarga inti," katanya. Dia tak sabar menikmati masakan rumah ibunya yang sudah lama dirindukan.
Di sisi lain, ada Heni (39) dengan tujuan yang sedikit berbeda. Perempuan ini akan menuju Ponorogo, Jawa Timur, untuk mengunjungi rumah mertua. Alasannya mirip: menghindari kepadatan.
Artikel Terkait
Filipina Izinkan Sementara Bahan Bakar Euro-II untuk Jaga Stok di Tengah Krisis
MAKI Pertanyakan Perbedaan Perlakuan KPK pada Penahanan Yaqut dan Lukas Enembe
Dua Prajurit Marinir Gugur Disergap Kelompok Bersenjata di Maybrat
Polisi Terapkan Sistem Satu Arah dari Puncak ke Jakarta, Arus Naik Padat