Netanyahu Ancam Kejar Pimpinan dan Aset Iran Setelah Serangan di Arad

- Senin, 23 Maret 2026 | 10:40 WIB
Netanyahu Ancam Kejar Pimpinan dan Aset Iran Setelah Serangan di Arad

Benjamin Netanyahu tampak berdiri di tengah puing. Perdana Menteri Israel itu mengunjungi kota Arad, wilayah selatan yang baru saja dibombardir dalam serangan Iran. Kunjungannya bukan sekadar inspeksi biasa. Dengan nada tegas, Netanyahu menyampaikan ancaman langsung ke rezim di Teheran.

"Kami akan mengejar rezimnya. Kami akan mengejar IRGC, geng kriminal ini," ujarnya.

Menurut sejumlah saksi, suaranya terdengar datar namun penuh keyakinan. "Kami akan mengejar mereka secara pribadi, para pemimpin mereka, instalasi mereka, aset ekonomi mereka. Kami akan mengejar mereka secara pribadi."

Pernyataan itu disampaikan Netanyahu sambil memeriksa kerusakan di Arad, seperti dilaporkan AFP, Senin (23/2/2026). Pesannya jelas: balasan Israel tak akan main-main dan akan menyasar langsung komandan senior Korps Garda Revolusi Iran.

Di sisi lain, serangan Sabtu lalu (21/3) juga menghantam kota Dimona. Lokasinya ada di gurun Negev. Dan di sanalah, menurut keyakinan banyak analis, Israel menyimpan persenjataan nuklirnya yang tak pernah diakui secara resmi. Serangan langsung itu menyebabkan kerusakan yang cukup parah.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar