Namun begitu, angka pastinya sedikit beragam. Pejabat keamanan lain yang juga diwawancarai menyebut setidaknya ada enam serangan. Sementara dari pihak kepolisian, ada temuan menarik: sebuah peluncur roket diam-diam ditinggalkan di sebuah distrik di Baghdad yang letaknya tak jauh dari bandara.
Ini bukan kali pertama, tentu saja. Kompleks bandara internasional itu sudah berkali-kali jadi bulan-bulanan sejak konflik di Timur Tengah meledak akhir Februari lalu. Serangan datang silih berganti, seolah tak ada habisnya.
Di sisi lain, kelompok-kelompok bersenjata yang diduga berpihak pada Iran kerap mengklaim aksi-aksi semacam ini. Mereka menyasar kepentingan AS di Irak dan sekitarnya. Tapi balasannya juga kerap datang. Serangan balik terhadap kelompok-kelompok itu pun rutin terjadi, membuat situasi semakin rumit dan berlarut-larut.
Artikel Terkait
Danlanud Sultan Hasanuddin Ajak Perkuat Silaturahmi dan Pengabdian di Salat Idulfitri
Wanita Tewas Jatuh dari Lantai Empat Mal di Medan, Polisi Selidiki
Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek Dihentikan, Lalu Lintas Kembali Normal
Polri Imbau Masyarakat Utamakan Keselamatan Saat Mudik dan Wisata Lebaran