Nasibnya berbeda untuk daerah lain. Sebagian besar Sumatra, Jawa, dan Kalimantan justru diperkirakan lebih kering. Anomali OLR positif di sana mengindikasikan awan hujan sulit terbentuk, jadi jangan harap hujan deras dalam waktu dekat.
Namun begitu, ada satu faktor lain yang pengaruhnya tak bisa dianggap enteng: siklon tropis Narelle. Siklon yang terbentuk di lepas pantai utara Queensland, Australia ini, disebutkan BMKG, punya dampak signifikan.
Dengan semua dinamika ini, BMKG akhirnya mengeluarkan imbauan serius. Masyarakat dan para pemangku kebijakan diminta waspada. Cuaca ekstrem masih mengintai, dan itu bisa memicu bencana hidrometeorologi kapan saja.
Jadi, meski di beberapa tempat cerah, kewaspadaan tetap harus dijaga. Cuaca akhir-akhir ini memang sulit ditebak.
Artikel Terkait
Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek Dihentikan, Lalu Lintas Kembali Normal
Polri Imbau Masyarakat Utamakan Keselamatan Saat Mudik dan Wisata Lebaran
Trump Ultimatum Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam, Ancaman Serang Jaringan Listrik
Jumat Agung 3 April 2026 Jadi Libur Nasional Pertama Usai Lebaran