Dia menyebutkan luapan mulai terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Biasanya, genangan di daerah itu cuma bertahan sekitar dua jam. Tapi kali ini lain cerita.
Panangaran menduga, banjir yang ‘awet’ ini dipengaruhi debit air kiriman dari hulu yang sangat tinggi. Kapasitas kali yang ada, rupanya sudah tak sanggup lagi menampungnya. Pihaknya bersama unsur terkait masih terus berjaga dan memantau kondisi, terutama di sepanjang bantaran kali.
Dia juga tak lupa mengingatkan warga. “Kami imbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan masih berpotensi terjadi,” pesannya. Ancaman itu masih menggantung, sementara warga mulai membereskan sisa-sisa kotoran yang ditinggalkan banjir.
Artikel Terkait
Perkelahian Usai Pencegatan OTK Warnai Malam Takbiran di Pangandaran
MAKI Kritik KPK Atas Perubahan Status Tahanan Yaqut yang Dinilai Tak Transparan
Cucu Mpok Nori Tewas Dibunuh, Eks Suami Siri Diamankan di Tol
Trump Beri Ultimatum 48 Jam Buka Selat Hormuz, Iran: Terbuka untuk Semua Kecuali Musuh