Lalu, bagaimana dengan Singosari? Arus masuknya relatif stabil, turun sangat tipis 0,26%. Tapi menariknya, arus keluar dari sini malah naik 2,2 persen. Sepertinya, gerbang ini jadi pilihan alternatif bagi sebagian pemudik yang hendak meninggalkan Malang.
Pergerakan di Gerbang Tol Pakis cukup menarik. Kendaraan masuk naik 1,59%, sementara arus keluar justru berkurang sedikit. Tapi semua itu terlihat biasa saja jika dibandingkan dengan keramaian di Gerbang Tol Malang.
Di sinilah lonjakan paling kentara terjadi. Arus masuk ke kota melalui gerbang ini melonjak tajam 12,4 persen, menjadi 74.719 kendaraan. Arus keluar pun ikut naik, meski hanya 0,71%. Rupanya, gerbang utama ini tetap menjadi pintu masuk favorit bagi para pemudik yang tujuannya jantung kota Malang.
Melihat dinamika ini, pihak operator punya imbauan khusus, terutama untuk menyambut puncak arus balik yang diperkirakan segera datang. Mereka meminta para pengendara mempersiapkan segalanya dengan matang. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, saldo e-money atau e-toll sudah terisi cukup, dan yang paling penting: jangan paksakan diri jika sudah lelah. Manfaatkan rest area untuk beristirahat sejenak.
Perjalanan yang aman dan nyaman, kata mereka, dimulai dari persiapan yang baik. Setelah semua keramaian dan suka cita silaturahmi, pulang dengan selamat adalah tujuan akhir yang paling diharapkan.
Artikel Terkait
Perkelahian Usai Pencegatan OTK Warnai Malam Takbiran di Pangandaran
MAKI Kritik KPK Atas Perubahan Status Tahanan Yaqut yang Dinilai Tak Transparan
Cucu Mpok Nori Tewas Dibunuh, Eks Suami Siri Diamankan di Tol
Trump Beri Ultimatum 48 Jam Buka Selat Hormuz, Iran: Terbuka untuk Semua Kecuali Musuh