Gerbang tol di Malang Raya ramai sekali. Itulah gambaran singkat arus mudik Lebaran tahun ini. PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) baru saja merilis datanya: tercatat 633.629 kendaraan melintas di ruas tol itu dari H-10 sampai Hari H Idulfitri, 11 hingga 21 Maret 2026. Angkanya naik sekitar 1,44% dibanding lalu lintas normal tahun ini yang 'hanya' 624.637 kendaraan. Lonjakan ini, meski tak terlalu drastis, tetap jadi bukti betapa semangat masyarakat untuk pulang kampung dan bersilaturahmi tak pernah padam.
Di tengah keramaian itu, manajemen tol berusaha menjaga layanan tetap optimal. Muhammad Reza Pahlevi Guntur, General Manager Operasi JPM, mengakui adanya kenaikan volume lalu lintas dibanding periode normal.
"Dengan kenaikan ini kami tetap memberikan pelayanan terbaik dan kenyamanan selama masa arus mudik, puncak silaturahmi maupun arus balik," tegas Reza, Minggu (22/3/2026).
Menurutnya, komitmen itu diterapkan di semua lini, mulai dari pelayanan transaksi di gerbang, pengaturan lalu lintas, hingga pemeliharaan jalan.
Namun begitu, ceritanya jadi lain ketika kita lihat per gerbang. Pola lalu lintasnya tidak merata. Ada yang ramai, ada juga yang justru sepi dibanding hari-hari biasa.
Ambil contoh Gerbang Tol Purwodadi. Volume kendaraan yang masuk ke arah Malang justru turun 3,2 persen, hanya 32.878 unit. Arus keluar pun ikut merosot 4,47% menjadi 33.499 kendaraan. Situasi serupa tapi tak sama terjadi di Lawang. Kendaraan masuk lewat sini naik 3,26% jadi 33.594 unit, tapi yang keluar malah turun 2,28%.
Artikel Terkait
Hindari Macet Puncak, Warga Ibu Kota Ramai-ramai Pilih Ancol di Hari Kedua Lebaran
Bekal Sisa Lebaran Warnai Piknik Keluarga di Ancol
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Bandara Lombok Diprediksi 29 Maret
Ancol Jadi Pilihan Warga Hindari Macet dan Boros Saat Libur Lebaran