Arus Mudik Lebaran 2026 di Tol Malang Capai 633.629 Kendaraan, Gerbang Utama Tembus Lonjakan 12,4%

- Minggu, 22 Maret 2026 | 13:15 WIB
Arus Mudik Lebaran 2026 di Tol Malang Capai 633.629 Kendaraan, Gerbang Utama Tembus Lonjakan 12,4%

Gerbang tol di Malang Raya ramai sekali. Itulah gambaran singkat arus mudik Lebaran tahun ini. PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) baru saja merilis datanya: tercatat 633.629 kendaraan melintas di ruas tol itu dari H-10 sampai Hari H Idulfitri, 11 hingga 21 Maret 2026. Angkanya naik sekitar 1,44% dibanding lalu lintas normal tahun ini yang 'hanya' 624.637 kendaraan. Lonjakan ini, meski tak terlalu drastis, tetap jadi bukti betapa semangat masyarakat untuk pulang kampung dan bersilaturahmi tak pernah padam.

Di tengah keramaian itu, manajemen tol berusaha menjaga layanan tetap optimal. Muhammad Reza Pahlevi Guntur, General Manager Operasi JPM, mengakui adanya kenaikan volume lalu lintas dibanding periode normal.

"Dengan kenaikan ini kami tetap memberikan pelayanan terbaik dan kenyamanan selama masa arus mudik, puncak silaturahmi maupun arus balik," tegas Reza, Minggu (22/3/2026).

Menurutnya, komitmen itu diterapkan di semua lini, mulai dari pelayanan transaksi di gerbang, pengaturan lalu lintas, hingga pemeliharaan jalan.

Namun begitu, ceritanya jadi lain ketika kita lihat per gerbang. Pola lalu lintasnya tidak merata. Ada yang ramai, ada juga yang justru sepi dibanding hari-hari biasa.

Ambil contoh Gerbang Tol Purwodadi. Volume kendaraan yang masuk ke arah Malang justru turun 3,2 persen, hanya 32.878 unit. Arus keluar pun ikut merosot 4,47% menjadi 33.499 kendaraan. Situasi serupa tapi tak sama terjadi di Lawang. Kendaraan masuk lewat sini naik 3,26% jadi 33.594 unit, tapi yang keluar malah turun 2,28%.

Lalu, bagaimana dengan Singosari? Arus masuknya relatif stabil, turun sangat tipis 0,26%. Tapi menariknya, arus keluar dari sini malah naik 2,2 persen. Sepertinya, gerbang ini jadi pilihan alternatif bagi sebagian pemudik yang hendak meninggalkan Malang.

Pergerakan di Gerbang Tol Pakis cukup menarik. Kendaraan masuk naik 1,59%, sementara arus keluar justru berkurang sedikit. Tapi semua itu terlihat biasa saja jika dibandingkan dengan keramaian di Gerbang Tol Malang.

Di sinilah lonjakan paling kentara terjadi. Arus masuk ke kota melalui gerbang ini melonjak tajam 12,4 persen, menjadi 74.719 kendaraan. Arus keluar pun ikut naik, meski hanya 0,71%. Rupanya, gerbang utama ini tetap menjadi pintu masuk favorit bagi para pemudik yang tujuannya jantung kota Malang.

Melihat dinamika ini, pihak operator punya imbauan khusus, terutama untuk menyambut puncak arus balik yang diperkirakan segera datang. Mereka meminta para pengendara mempersiapkan segalanya dengan matang. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, saldo e-money atau e-toll sudah terisi cukup, dan yang paling penting: jangan paksakan diri jika sudah lelah. Manfaatkan rest area untuk beristirahat sejenak.

Perjalanan yang aman dan nyaman, kata mereka, dimulai dari persiapan yang baik. Setelah semua keramaian dan suka cita silaturahmi, pulang dengan selamat adalah tujuan akhir yang paling diharapkan.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar