Presiden Prabowo Wajibkan Menteri Gunakan Mobil Pindad Maung MV3
Presiden Prabowo Subianto secara resmi meminta seluruh jajaran menteri Kabinet Merah Putih untuk menggunakan mobil nasional Indonesia, Pindad Maung MV3, sebagai kendaraan dinas. Kebijakan ini merupakan bentuk dukungan dan kebanggaan terhadap produk otomotif dalam negeri.
Maung MV3: Dari Kendaraan Taktis hingga Limousine Kepresidenan
Pindad Maung MV3 awalnya dikenal sebagai kendaraan taktis yang digunakan oleh TNI dan Polri. Namun, produsen persenjataan nasional ini juga mengembangkan varian khusus untuk kebutuhan kepresidenan, yaitu Maung Garuda Limousine, yang menawarkan kenyamanan dan keamanan lebih tinggi.
Meskipun belum dipastikan apakah para menteri akan menggunakan model standar atau varian khusus, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya dalam penggunaan kendaraan domestik untuk aktivitas dinas pemerintah.
Spesifikasi Lengkap Pindad Maung MV3
Performa Mesin dan Transmisi
Pindad Maung MV3 ditenagai mesin 2.200 cc yang mampu menghasilkan tenaga maksimal 202 PS (199 hp) dengan torsi puncak 441 Nm. Kendaraan ini dilengkapi transmisi 8-percepatan dan mencapai kecepatan tertinggi 100 km/jam.
Dimensi dan Kapasitas
Mobil ini memiliki konfigurasi 5 penumpang dengan dimensi panjang 1.640 mm, tinggi 1.820 mm, dan wheelbase 3.090 mm. Maung MV3 menawarkan ruang bagasi yang sangat luas, cocok untuk kebutuhan penyimpanan peralatan operasional.
Fitur Suspensi dan Ban
Untuk menghadapi medan sulit, Maung MV3 menggunakan suspensi depan independent coil spring dan suspensi belakang rigid/independent dengan shock absorber. Kendaraan ini juga dilengkapi velg 17 inci dengan ban Mud Terrain (MT) yang dirancang khusus untuk medan terjal.
Varian dan Fleksibilitas
Pindad mendesain Maung MV3 dengan berbagai varian sesuai kebutuhan lapangan. Model standar dengan atap soft top yang dapat dibuka memberikan fleksibilitas penggunaan, sementara varian limousine dikembangkan khusus untuk kebutuhan protokoler.
Kebijakan penggunaan mobil nasional ini menandai babak baru dalam pengembangan industri otomotif Indonesia dan komitmen pemerintah dalam mendukung produk dalam negeri.
Artikel Terkait
BYD Atto 1 Hadirkan Varian STD Seharga Rp199 Juta, Target Perluas Pasar Mobil Listrik Perkotaan
Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Melonjak 42,5 Persen pada April 2026, Capai 14.815 Unit
Jetour G700 Seberangi Sungai Ekstrem Sepanjang 1,2 Kilometer dalam 10 Menit, Cetak Tiga Rekor Sekaligus
Kemenperin Yakin Aturan Pajak Baru Tak Akan Ganggu Penjualan Mobil Listrik