Status Tahanan Yaqut Berubah, Lebaran Dijalani di Rumah

- Minggu, 22 Maret 2026 | 10:40 WIB
Status Tahanan Yaqut Berubah, Lebaran Dijalani di Rumah

Hari Raya Idul Fitri biasanya ramai dengan kunjungan keluarga di Rutan KPK. Tapi tahun ini, ada yang berbeda. Keluarga mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tak terlihat sama sekali di sana.

Sabtu pagi (21/3) memang ramai. Sejumlah sanak saudara tahanan berdatangan, membawa bingkisan makanan lebaran. Suasana haru dan rindu jelas terasa. Namun, di tengah keramaian itu, sosok Yaqut atau keluarganya tak nampak batang hidungnya. Ia juga absen dalam salat Id yang difasilitasi KPK untuk tahanan muslim.

Keheranan ini rupanya bukan cuma dirasakan awak media. Para tahanan lain pun, konon, bertanya-tanya.

Silvia Rinita Harefa, istri dari mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Noel, mengungkapkan hal itu usai menjenguk suaminya.

"Ini sih, tadi sih sempat nggak ngelihat Gus Yaqut ya," ujar Silvia.

"Infonya sih katanya keluar hari Kamis malam," tambahnya.

Menurut Silvia, kabar itu beredar di antara para tahanan. Mereka semua tahu, tapi ya bingung juga. Waktunya memang janggal. Pemeriksaan mendadak di malam takbiran? Rasanya tak biasa. "Sampai hari ini (Sabtu) nggak ada," tuturnya.

Konfirmasi dari KPK: Statusnya Berubah

Keganjilan itu akhirnya terjawab. Setelah dikonfirmasi, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa status Yaqut memang sudah berubah.

"Benar," kata Budi kepada wartawan pada Sabtu (21/3).

Menurutnya, penyidik telah mengalihkan jenis penahanan untuk tersangka YCQ. Dari sebelumnya ditahan di rutan, kini menjadi tahanan rumah. Pengalihan itu berlaku sejak Kamis malam, persis seperti yang diduga para tahanan.

Jadi, itulah jawabannya. Kepergian Yaqut dari rutan bukan untuk pemeriksaan mendadak, melainkan karena status hukumnya telah berganti. Momen Lebaran tahun ini ia jalani bukan di balik jeruji, melainkan di rumah sendiri.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar