Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali mengeluarkan ancaman keras. Kali ini, targetnya adalah Iran. Lewat unggahan di Truth Social, ia memberi ultimatum 48 jam agar Teheran membuka Selat Hormuz. Jika tidak, serangan akan dilancarkan untuk melumpuhkan infrastruktur listrik mereka.
“Jika Iran tidak SEPENUHNYA MEMBUKA, TANPA ANCAMAN, Selat Hormuz, dalam waktu 48 JAM dari saat ini, Amerika Serikat akan menyerang dan menghancurkan berbagai pembangkit listrik mereka, DIMULAI DENGAN YANG TERBESAR TERLEBIH DAHULU!”
Begitu bunyi pernyataan Trump yang dilaporkan AFP, Minggu lalu. Nada tulisannya khas: langsung, penuh tekanan, dan tanpa basa-basi.
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan Kebijakan WFH Satu Hari Seminggu untuk Hemat BBM
Suasana Haru di TPU Karet Bivak, Warga Ziarah untuk Obati Rindu di Hari Lebaran
Eddy Soeparno Dukung Percepatan Transisi Energi Prabowo
Iran Ancam Hancurkan Aset Energi AS-Israel Balas Ultimatum Trump