Prakirawan BMKG, Puji, memberikan penjelasan langsung.
“Masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Papua Pegunungan perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang,” tegasnya.
Peringatannya jelas. Kondisi ini bukan main-main. Pertumbuhan awan hujan diprediksi bakal signifikan, terutama di daerah-daerah yang dekat dengan pusat siklon dan sepanjang zona pertemuan angin tadi.
Jadi, apa yang harus dilakukan? BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan banjir, longsor, atau angin kencang, untuk terus memantau perkembangan cuaca dari sumber resmi. Kewaspadaan harus tetap tinggi karena hujan dengan intensitas berat masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari mendatang. Jangan sampai lengah.
Artikel Terkait
Arus Kendaraan ke Puncak Diprediksi Capai Puncak H+3 Lebaran
Arus Kendaraan ke Puncak Mencatat 24 Ribu Unit, Polisi Terapkan Sistem Satu Arah
Guru Besar UIN Palu: Idul Fitri 2026 Momentum Pas Asah Toleransi
KPK Pindahkan Yaqut Cholil Qoumas ke Tahanan Rumah Atas Permohonan Keluarga