Gubernur Bank Sentral Jepang, Kazuo Ueda, punya pendapat tegas soal gerak pasar obligasi negaranya. Menurutnya, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang belakangan ini berjalan terlalu cepat. Hal ini ia sampaikan dalam sebuah konferensi pers usai pertemuan kebijakan BOJ.
Nah, terkait hal itu, Ueda menyatakan kesiapan BOJ untuk bertindak. Bank sentral siap meningkatkan operasi pembelian obligasi jika situasinya dianggap perlu. Tujuannya jelas: untuk mengendalikan laju kenaikan imbal hasil tersebut dengan langkah-langkah yang lebih fleksibel di pasar.
Kekhawatiran Ueda bukannya tanpa alasan. Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun memang sedang naik daun bahkan melonjak ke level yang tidak terlihat dalam beberapa dekade terakhir. Gejolak ini tentu menarik perhatian banyak pihak.
Artikel Terkait
Pramono Anung Perintahkan Normalisasi Tiga Sungai Utama Atasi Banjir Jakarta
Drama Menit Akhir Warnai Sabtu Malam Liga Inggris
Trump Ancang-ancang Kenakan Tarif 100 Persen, Kanada Dituding Jadi Pelabuhan China
Iran Siap Perang Total, Menyambut Armada AS di Teluk Persia