Mendekatlah para petugas. Sambil berjalan, mereka tak lupa mengabadikan momen dengan foto dan video sebagai bukti. Pelaku, yang kini diketahui bernama ES, tampak tak berkutik. Ia langsung diinterogasi di tempat.
Pengakuannya ternyata sederhana, meski konsekuensinya berat. ES mengakui dialah yang membakar lahan itu sendirian. Caranya? Hanya bermodal korek api dan karet ban yang dinyalakan di empat titik berbeda di dua jalur steking. Alasannya klasik: dia ingin lahannya bersih karena sudah ditanami bibit kelapa sawit.
Tak banyak yang bisa dibela. ES beserta barang bukti korek api, parang, dan tiga batang kayu hangus langsung diamankan ke Mapolsek. Menurut pengakuannya, tujuan pembakaran itu memang untuk persiapan tanam sawit.
"Pelaku mengakui membakar lahan tersebut dengan menggunakan mancis sebanyak empat titik dengan tujuan untuk menanam tanaman kelapa sawit," pungkas Kapolres. Saat ini, pelaku dan barang bukti telah diserahkan ke Sat Reskrim Polres Rokan Hilir untuk pemeriksaan lebih lanjut. Satu lagi upaya pembukaan lahan dengan cara cepat berakhir di kantor polisi.
Artikel Terkait
AC Milan Kembali ke Posisi Dua Usai Menang Sengit 3-2 atas Torino
Puan Maharani Sinyalkan Pertemuan Lanjutan PDIP dengan Presiden Prabowo
Auxerre Tumbangkan Brest 3-0 Meski Bermain 10 Orang Sejak Menit Keenam
Diaspora Indonesia di China Galang Dana untuk Korban Bencana Aceh Saat Lebaran