AC Milan Kembali ke Posisi Dua Usai Menang Sengit 3-2 atas Torino

- Minggu, 22 Maret 2026 | 04:45 WIB
AC Milan Kembali ke Posisi Dua Usai Menang Sengit 3-2 atas Torino

San Siro kembali bergemuruh Sabtu malam. AC Milan berhasil meraih tiga poin penting setelah mengalahkan Torino dengan skor tipis 3-2. Kemenangan ini langsung mengembalikan Rossoneri ke posisi runner-up klasemen Serie A, meski perjalanannya tak semulus yang dibayangkan.

Milan membuka keunggulan lebih dulu. Di menit ke-36, Strahinja Pavlovic sukses memanfaatkan keriuhan di depan gawang Torino, menjebol bola rebound ke dalam jala. Tapi Torino tak tinggal diam. Hanya delapan menit berselang, tepat sebelum turun minum, mereka menyamakan kedudukan. Usaha Nikola Vlasic masih bisa ditepis Mike Maignan, namun bola liar itu langsung disambar Giovanni Simeone. Skor pun menjadi 1-1.

Babak kedua justru dimulai dengan ledakan. Hanya dalam waktu dua menit, Milan seolah memutuskan segalanya. Adrien Rabiot mencetak gol kedua tim pada menit ke-54, menyambut umpan matang Christian Pulisic. Bahkan sebelum suporter selesai merayakan, Youssouf Fofana menggandakan keunggulan. Umpan Zachary Athekame ia selesaikan dengan apik, membuat San Siro meledak. 3-1 untuk tuan rumah.

Namun begitu, Torino menunjukkan gigi mereka. Di sisa waktu, mereka terus menekan dan mendapat hadiah penalti di menit ke-83. Eksekusi Nikola Vlasic tak terbendung, memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3. Sisa pertandingan berlangsung panas, dengan Torino nyaris menyamakan kedudukan. Tapi pertahanan Milan bertahan, dan peluit panjang akhirnya menegaskan kemenangan untuk skuat Stefano Pioli.

Hasil ini membawa Milan mengumpulkan 63 poin dari 30 laga. Mereka masih tertinggal lima angka dari sang pemuncak, Inter Milan. Di sisi lain, Torino sepertinya harus puas bertengger di posisi ke-14 dengan 33 poin. Performa mereka memang layak dapat apresiasi, tapi di akhir hari, tiga poin itu milik Milan.

Laga malam itu benar-benar sebuah roller coaster. Dari unggul, dikejar, lalu unggul lagi dengan dua gol kilat, dan hampir saja kehilangan itu semua di menit-menit akhir. Tapi itulah sepak bola. Dan bagi Milan, malam ini adalah tentang hasil, sekaligus peringatan.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar