Namun begitu, pengamanan tidak hanya terpusat di masjid. Polisi juga memperhatikan titik-titik keramaian lain, terutama fasilitas publik. Sejak sehari sebelumnya, patroli sudah digelar di Stasiun Nambo dan sejumlah tempat umum.
"Langkah ini kami ambil untuk mengantisipasi potensi gangguan," ungkapnya. Fokusnya adalah menjaga ketertiban di kawasan transportasi yang biasanya ramai saat arus mudik dan balik.
Data dari hari sebelumnya menunjukkan, ada 754 penumpang yang menggunakan layanan KRL. Rinciannya, 514 orang menuju Jakarta, sementara 240 penumpang tiba di Stasiun Nambo.
Angkanya memang terlihat, tapi tidak sampai membuat kewalahan. "Aktivitas masyarakat cukup tinggi, tapi tidak ada lonjakan penumpang yang signifikan," pungkas Kapolsek. "Alhamdulillah, arus penumpang berjalan lancar, tertib, dan terkendali. Tidak ada kepadatan yang berlebihan."
Artikel Terkait
Puan Maharani Sinyalkan Pertemuan Lanjutan PDIP dengan Presiden Prabowo
Auxerre Tumbangkan Brest 3-0 Meski Bermain 10 Orang Sejak Menit Keenam
Diaspora Indonesia di China Galang Dana untuk Korban Bencana Aceh Saat Lebaran
Mobil Terbakar di Tol Semarang-Solo, Seluruh Penumpang Selamat