Dia menambahkan, "Strategi arus balik jelas sudah disiapkan. Dari perhitungan kami, mayoritas kendaraan, sekitar 66 persen, tujuannya ke Jawa Tengah. Sisanya, sekitar 33-34 persen, mengarah ke Jawa Barat."
Nah, untuk mengurai beban di arah Jawa Barat, sebuah solusi dihadirkan. Jalur fungsional Tol Japek II Selatan akan dioptimalkan. Jalur ini sebenarnya sudah diuji coba dan rencananya akan dibuka penuh saat puncak arus balik nanti, terutama di ruas Sadang hingga Setu.
"Jalur fungsional itu sengaja kami siapkan untuk dukung arus balik ke Jawa Barat," ucapnya. "Setelah uji coba, kami buka penuh saat puncak."
Tak cuma di jalan. Tempat-tempat wisata dan pelabuhan penyeberangan juga dapat perhatian serius. "Pengamanan di area wisata sudah kami antisipasi lewat posko yang terhubung ke semua jajaran, termasuk di pelabuhan," tambahnya.
Bagaimana dengan situasi keamanan? Sampai saat ini, kondisi terpantau kondusif. Tidak ada kejadian besar atau insiden menonjol yang mengganggu. Yang cukup menggembirakan, dari sisi keselamatan, angkanya justru menunjukkan perbaikan.
Tercatat ada penurunan angka fatalitas alias korban meninggal dunia sebesar 27 persen. Angka kecelakaan lalu lintas juga turun, meski tak drastis, sekitar 3,5 persen. Kabar yang cukup melegakan di tengah hiruk-pikuk mudik.
Artikel Terkait
Idulfitri di Tengah Konflik: Khidmat di Mashhad, Larangan Salat di Al-Aqsa
Kapolres Serang Penuhi Janji, Bagikan Opor dan Rendang untuk Tahanan Saat Lebaran
Nahkoda 25 Tahun Abai Lebaran Demi Antar Pemudik ke Seberang
Luapan Ciliwung Rendam Permukiman dan Picu Macet Parah di Jalan Raya Bogor