Suaranya terdengar haru. Meski tinggal di huntara, Reno mengaku masih bisa bersyukur. Lebaran tahun ini tetap bisa dirayakan bersama keluarga, meski atap di atas kepala masih bersifat sementara. Ia berharap, pembangunan hunian tetap bisa segera direalisasikan.
"Meskipun kena bencana kemaren, kami tetap bersyukur karena dari Pemerintah melalui Kementerian PU telah membuat hunian sementara. Kami tetap bersyukur atas huniaan tersebut," ungkapnya lagi.
Pendapat serupa datang dari Hengky, warga lainnya. Ia melihat kedatangan Prabowo dan Dody bukan sebagai kunjungan biasa. Bagi dia, ini adalah simbol solidaritas yang nyata.
"Mereka datang bukan hanya melaksanakan salat Id di Aceh Tamiang tapi ingin melihat situasi dan keadaan kami disini," kata Hengky.
Jadi, pagi itu di Aceh Tamiang, nuansa religius dan kepedulian sosial berbaur. Dari balik senyum dan salam, terselip harapan baru bahwa perhatian pemerintah tidak berhenti di hari raya saja. Langkah mereka menjenguk langsung, setidaknya, telah memberi sedikit kehangatan di tengah suasana yang masih dalam proses pulih.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Suami Istri Pengedar Tramadol Ilegal di Cileungsi
Korlantas: Arus Mudik Lebaran 2026 Terkendali, Fokus Beralih ke Antisipasi Balik
SBY dan Jokowi Sambangi Istana untuk Halalbihalal dengan Prabowo
Hujan Deras dan Banjir Rendam Permukiman di Setu Pedongkelan, Depok