Jakarta terasa lain hari ini. Sabtu pagi, 21 Maret 2026, biasanya ibu kota sudah ramai oleh riuh lalu lintas. Tapi tidak kali ini. Suasana lenggang menyelimuti sejumlah ruas jalan utama, sebuah pemandangan langka yang hadir bertepatan dengan gelombang mudik Lebaran.
Ambil contoh Jalan Gatot Subroto. Pada jam-jam seperti ini, ruas menuju Pancoran kerap dipadati kendaraan. Namun pagi tadi, jalanan tampak lebih lapang. Kendaraan melaju tanpa banyak hambatan, menjaga jarak yang cukup renggang satu sama lain. Situasi serupa terpantau di sisi sebaliknya, arah Slipi. Arusnya lancar, jauh dari kesan macet yang sudah seperti menu sehari-hari.
Perlahan tapi pasti, suasana sepi ini merambat ke jantung kota. Jalan Jenderal Sudirman menuju Bundaran HI pun ikut lenggang. Lalu lintas bergerak stabil, tanpa antrean panjang yang mengular. Di beberapa titik, pengendara bahkan bisa mempertahankan kecepatan tanpa harus menginjak rem terus-menerus. Sungguh sebuah kemewahan di Jakarta.
Dampaknya langsung terasa: perjalanan jadi lebih cepat. Waktu tempuh yang biasanya habis berkutat dengan kemacetan, kini jauh lebih singkat. Devi Puspitasari merasakan betul hal ini.
Berkendara dari Depok menuju Jalan Anggrek Neli Murni di Jakarta, biasanya adalah petualangan yang melelahkan. Tapi hari itu lain cerita.
"Cuma 15 sampai 20 menit saja," ujarnya, masih agak tak percaya.
Artikel Terkait
Gubernur Jateng Salat Idulfitri di Simpanglima, Ajak Warga Jaga Persatuan
Mendikdasmen: Tujuh Kebiasaan Hebat Harus Tetap Berjalan Saat Libur Lebaran
Iran Siap Bantu Kapal Jepang Lewati Selat Hormuz, Bantah Isu Penutupan
Ancol dan TMII Buka di Hari Pertama Lebaran, Ragunan dan Monas Libur