Alasannya sederhana: dia ingin memberi kesempatan penuh pada seluruh stafnya untuk mudik. “Saya sudah mengumumkan sejak hari ketiga Ramadan bahwa tidak ada open house,” tegas Raja Juli.
Bagi dia, tradisi pulang kampung itu sesuatu yang istimewa. Selain nilai spiritualnya, mudik juga punya dimensi antropologis yang kuat menjalin kembali ikatan dengan kampung halaman. Bahkan, dalam sudut pandang tertentu, mudik bisa dilihat sebagai bentuk redistribusi kekayaan dari kota ke desa.
“Ini tradisi yang luar biasa,” tambah Menteri Kehutanan itu.
Meski tak buka rumah, Raja Juli tetap punya agenda silaturahmi nanti sore. Dia dan keluarga berencana untuk sowan ke Istana Kepresidenan, menghadiri open house yang digelar Presiden Prabowo Subianto.
Artikel Terkait
Petugas Kebersihan Purwakarta Tinggalkan Keluarga Demi Kebersihan Kota Saat Lebaran
Anggota DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Modal Nekat Tak Cukup, Siapkan Kompetensi
Warga Antusias Antre Jelang Open House Istana, Satu Orang Pingsan karena Kelelahan
Gus Ipul Apresiasi Khutbah Idulfitri dan Kerukunan di Masjid Al Akbar Surabaya