Drama Kartu Merah Maguire Gagalkan Kemenangan MU atas Bournemouth

- Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:00 WIB
Drama Kartu Merah Maguire Gagalkan Kemenangan MU atas Bournemouth

Hari Jumat seharusnya menjadi hari yang istimewa untuk Harry Maguire. Paginya, dia mendapat kabar gembira: namanya kembali tercantum dalam skuat timnas Inggris untuk pertandingan persahabatan mendatang. Pemanggilan itu yang pertama kalinya sejak 2024, sebuah pengakuan atas performanya belakangan ini.

Tapi sepak bola memang punya caranya sendiri untuk membalikkan suasana. Di malam yang sama, di lapangan Vitality Stadium, sang bek harus menelan pil pahit. Mimpi buruknya dimulai di menit-menit akhir laga.

Manchester United saat itu unggul tipis 2-1 atas Bournemouth. Tekanan tuan rumah makin menjadi. Lalu, dalam sebuah duel di kotak penalti, Maguire menjatuhkan Evanilson. Wasit tidak ragu: kartu merah langsung. Hancur sudah harapannya merayakan pemanggilan ke timnas dengan kemenangan.

Junior Kroupi, si eksekutor penalti, tampil tenang. Golnya menyelamatkan satu poin berharga bagi Bournemouth, sekaligus mengubah cerita indah Maguire menjadi kisah penuh kekecewaan.

Padahal, laga ini sempat berjalan datar di babak pertama. Baru setelah turun minum, drama benar-benar pecah. Bruno Fernandes membuka pesta gol lewat titik putih di menit ke-55, setelah Alex Jimenez menjatuhkan Matheus Cunha.

Bournemouth tak tinggal diam. Mereka langsung membalas. Ryan Christie mencetak gol penyama kedudukan dengan sebuah tembakan indah dari tepi kotak penalti, tak lama setelah wasit mengabaikan klaim penalti United untuk insiden yang melibatkan Amad Diallo.

Namun begitu, keunggulan United kembali tercipta dengan cepat. Situasi yang agak beruntung, sebenarnya. Sepak pojok Fernandes berujung bola menyundul kepala Marcos Senesi, lalu berbelok arah setelah mengenai James Hill sebelum masuk ke gawang sendiri. Tiga gol tercipta hanya dalam sepuluh menit gila!

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar