Nah, menariknya, semangat toleransi ini rupanya punya data pendukung. Sebuah survei pada 2025 yang digelar Ditjen Bimas Islam Kemenag bersama Alvara Strategic Research mengungkap fakta menggembirakan: Generasi Z justru punya indeks toleransi tertinggi. Skornya mencapai 80,03 untuk indikator sikap tidak membubarkan kegiatan keagamaan lain, mengungguli generasi Milenial, Generasi X, bahkan Baby Boomers.
Lestari, yang juga anggota Komisi X DPR RI, menilai catatan positif ini jangan cuma jadi angka. Ia harus jadi pemicu. "Capaian ini harus dirawat. Jangan sampai kita terpecah belah oleh perbedaan. Justru perbedaan harus kita satukan untuk kemajuan bangsa," tegas politisi NasDem itu.
Di akhir pernyataannya, Rerie menyampaikan ucapan selamat. Ia berharap nilai-nilai toleransi yang sudah tumbuh ini bisa menjadi pondasi kokoh untuk menjawab segala tantangan bangsa ke depan.
"Semoga dengan nilai-nilai toleransi yang kuat dari setiap anak bangsa, Indonesia mampu menjawab berbagai tantangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di masa kini dan mendatang," tutupnya.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka