Setelah tiga bulan penuh di tenda pengungsian, akhirnya ada angin segar untuk warga Desa Agusen di Gayo Lues. Sebanyak 155 Kepala Keluarga kini sudah bisa pindah ke hunian sementara yang disediakan. Padahal, total yang terdampak bencana mencapai 279 KK. Artinya, masih ada yang menunggu, tapi langkah ini sudah jadi kemajuan yang berarti.
Bayangkan saja, hampir seperempat tahun hidup dalam kondisi darurat. Kini, mereka punya ruang untuk bernapas lega, berkumpul dengan sanak saudara di tempat yang lebih layak. Momentumnya pun terasa spesial karena bertepatan dengan datangnya Hari Raya Idul Fitri.
“Alhamdulillah, kami bisa menyambut Lebaran dengan sedikit lebih tenang,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Rasanya, suka cita tahun ini terasa berbeda. Bukan sekadar tentang baju baru atau hidangan spesial, tapi tentang rasa syukur yang lebih dalam. Tentang memiliki atap lagi, meski sementara, setelah sekian lama bertahan di bawah terpal. Harapannya sih, proses pemulihan dan pembangunan tetap berjalan, agar semua korban segera mendapatkan tempat tinggal yang tetap. Kabar ini setidaknya memberi secercah harapan di tengah situasi yang berat.
Artikel Terkait
KPK Ungkap Kerugian Negara Rp622 Miliar dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Prabowo Usul Penerapan WFH dan Penghematan Energi Tiru Langkah Pakistan
Real Madrid Singkirkan Manchester City Berkat Gol Telat Vinicius
Bea Cukai Siapkan Infrastruktur Digital Antisipasi Lonjakan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta