Jakarta - Markas Besar TNI mengaku tengah menggelar penyelidikan internal menyusul kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus. Mereka berjanji proses ini akan berjalan transparan, meski masih dalam tahap awal.
Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah menyampaikan hal itu di hadapan awak media di Balai Puspen TNI, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026).
"Sejak kejadian ini ramai, kami langsung merespons dengan penyelidikan internal," ujarnya.
Menurut Aulia, langkah ini diambil untuk menjawab berbagai opini publik yang berkembang. "TNI bekerja secara profesional dan transparan. Kita tunggu saja hasil penyelidikannya nanti," tambahnya.
Artikel Terkait
Argentina Gantikan Finalissima dengan Uji Coba Melawan Guatemala di Tanah Air
Uni Eropa Tegas Tolak Permintaan Trump Kirim Pasukan ke Selat Hormuz
Menteri Perhubungan Prediksi Puncak Mudik di Pelabuhan Merak Malam Ini
OJK Jatuhkan Sanksi Larangan Seumur Hidup bagi Benny Tjokro di Pasar Modal