Tapi amarahnya sudah meluap. Bukannya mundur, pria itu malah menendang bodi bus Transjakarta sekuat tenaga. Tak cukup sampai di situ, dia juga menggeser spion kendaraan itu sembari terus melontarkan umpatan, sebelum akhirnya pergi meninggalkan lokasi dengan langkah cepat.
Heboh di dunia maya pun tak terelakkan. Video insiden itu menyebar cepat, memicu berbagai spekulasi. Namun, polisi bergerak tangkas. Kedua belah pihak sang pelaku dan perwakilan Transjakarta dibawa ke Polsek Pancoran Mas untuk didamaikan.
Proses mediasi pun berjalan. Dalam ruang itu, nada bicara yang sebelumnya keras berubah pelan.
"Jadi sudah saling memaafkan seperti itu dan mau diselesaikan secara kekeluargaan?" tanya polisi yang memimpin.
Pria berambut gondrong itu menjawab, "Tadi saya barusan bicara disini ya karena kita sama-sama untuk saling bermaafan."
Keduanya kemudian saling menyalami, menandakan persoalan telah usai. Langkah ini diunggah akun Instagram resmi Polres Metro Depok. Mereka menegaskan komitmen untuk merespons cepat laporan masyarakat, apalagi yang sudah viral. Penanganan yang tepat, tulis mereka, diharap bisa meredakan ketegangan dan mencegah konflik serupa terulang di jalan raya.
Begitulah akhir kisahnya. Sebuah letupan emosi di tengah kemacetan, yang berakhir dengan jabat tangan di sebuah kantor polisi.
Artikel Terkait
Polisi Amankan Tiga Kurir Narkoba dengan Modus COD di Depok, 1.100 Butir Pil Disita
Arus Mudik Mulai Padati Pantura Cirebon, 62 Ribu Kendaraan Melintas dalam 20 Jam
Kapolda Sumsel Tinjau Pos Komando Operasi Ketupat 2026, Bagikan Takjil hingga Cek Kesiapan Personel
Rekayasa Lalu Lintas Contraflow Berlaku di Tol Jakarta-Cikampek Antisipasi Arus Mudik