"Lalu, Anda harus khawatir soal kemungkinan Israel mengeskalasi perang dengan mempertimbangkan penggunaan senjata nuklir," katanya.
"Yang tentunya akan menjadi bencana."
Namun begitu, Trump seolah ingin mengklarifikasi sekaligus menjaga jarak dari komentar Sacks. Menurutnya, sang "pemimpin AI" itu tak pernah menyampaikan penilaian seram itu secara langsung kepadanya. Implikasinya jelas: pernyataan Sacks adalah pendapat pribadi, bukan cerminan kebijakan atau pembicaraan internal pemerintahan. Isu nuklir ini, setidaknya untuk saat ini, ditepikan oleh sang presiden.
Artikel Terkait
KPK Panggil Ulang Maktour dan SATHU untuk Dalami Peran Fuad Hasan dalam Kasus Kuota Haji
KPK Tahan Gus Alex Terkait Dugaan Suap Kuota Haji
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026 pada 19 Maret
DPR Dukung Sikap Prabowo: Bertahan di Board of Peace untuk Pengaruhi Isu Palestina