Sementara itu, penerbangan Emirates EK-399 dari Denpasar dengan kurang lebih 300 penumpang, berhasil mendarat di Bandara Internasional Al-Maktoum, Dubai.
Untungnya, kabar buruk tak datang menyusul. "Sejauh ini, tidak terdapat laporan WNI yang menjadi korban ataupun meminta bantuan terkait insiden tersebut," kata Heni melegakan.
Dia memastikan bahwa perwakilan RI di UEA terus memantau perkembangan. Koordinasi dengan otoritas setempat dan maskapai pun dijalin untuk memastikan keselamatan WNI.
Bukan cuma di Dubai, laporan jatuhnya serpihan drone juga datang dari wilayah lain seperti Fujairah dan Umm Al Quwain.
Sebelumnya, otoritas penerbangan sipil UEA (GCAA) memang mengambil langkah tegas. Mereka menangguhkan semua penerbangan di Bandara Internasional Dubai sebagai tindakan pencegahan. Langkah itu diambil setelah sebuah tangki bahan bakar dekat bandara terbakar diduga kuat akibat serangan drone. Syukurlah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kini, situasi pelan-pelan kembali normal. Menurut kantor berita WAM, GCAA telah membuka kembali ruang udara UEA pada Selasa setelah menilai kondisi sudah cukup aman.
Artikel Terkait
Kapolri Resmikan 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau untuk Akses Pendidikan
Serangan Udara Israel Guncang Tiga Wilayah di Beirut, Satu Warga Sipil Terluka
Platform Teman Mudik Lengkapi Persiapan Perjalanan dengan Fitur Rute hingga Darurat
LBH Peta Sumsel Gelar FGD untuk Kembalikan Peran LSM dan Ormas