Hingga saat ini, polisi masih terus memburu para terduga pelaku. Penyidikan masih berjalan dengan mengumpulkan berbagai fakta hukum.
“Kami masih terus melakukan pengumpulan fakta hukum berdasarkan dari analisa CCTV dan jaringan komunikasi yang kami peroleh,” tegas Iman.
Arahan Presiden Prabowo Subianto
Di sisi lain, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menegaskan komitmennya. Kasus penyiraman terhadap Wakil Koordinator KontraS ini akan diusut tuntas. Penanganannya, kata dia, akan transparan dan profesional, sesuai perintah langsung Presiden Prabowo Subianto.
“Kami menegaskan bahwa Polda Metro Jaya berkomitmen menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan akuntabel,” ujar Asep dalam konferensi pers di Polda Metro, Senin (16/3).
“Langkah tersebut dilaksanakan sesuai arahan Presiden serta instruksi Bapak Kapolri agar seluruh tahapan berjalan profesional, transparan dan diproses hingga tuntas.”
Asep juga menyebut bahwa penanganan kasus ini sangat mengedepankan kehati-hatian. Tujuannya jelas: setiap informasi yang keluar harus terverifikasi dengan baik, tidak boleh menimbulkan spekulasi yang menyesatkan.
“Kami mengedepankan prinsip kehati-hatian agar setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat telah terverifikasi,” pungkasnya.
Artikel Terkait
BRImo BRI Pimpin Pasar Mobile Banking dengan 45,9 Juta Pengguna Aktif
Trump: Perang dengan Iran Tak Akan Lama Lagi, Tapi Akhir Pekan Ini Bukan Titik Akhir
Bhabinkamtibmas Kuansing Dirikan Sekolah dan Pesantren, Diusulkan Raih Hoegeng Awards
Pegawai SPPG Purbalingga Dipecat Usai Unggah Status WhatsApp Merendahkan Masyarakat