Korban jiwa berhasil diidentifikasi sebagai HSS (58), pengendara Yamaha X-Ride bernopol F 4406 ZO asal Kabupaten Bogor. Ia dinyatakan tewas di tempat kejadian. Sementara rekannya, P (51) yang mengendarai Honda Beat bernopol F 2491 FBQ, mengalami cedera berat. Korban luka ini langsung dilarikan ke RSUD Cimacan untuk mendapat perawatan intensif.
Yang cukup mencengangkan, pengemudi mobil Toyota Calya, YP (28), justru selamat tanpa luka sedikit pun.
Petugas dari Polres Cianjur langsung bergerak cepat. Mereka melakukan olah TKP, mengamankan kendaraan-kendaraan yang berserakan, dan mulai mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. Upaya rekonstruksi dilakukan untuk mendapatkan gambaran utuh soal bagaimana persisnya kecelakaan maut ini bisa terjadi.
Dugaan sementara mengarah pada faktor kelelahan pengemudi. “Kami mengimbau para pengguna jalan agar tidak memaksakan diri berkendara saat lelah atau mengantuk. Sebaiknya beristirahat terlebih dahulu hingga kondisi fisik kembali prima sebelum melanjutkan perjalanan,” pesan Regina.
Jalan yang terkenal dengan pemandangan indahnya itu kembali diingatkan akan bahayanya. Satu kesalahan kecil, seperti memaksakan diri menyetir saat ngantuk, bisa berakhir dengan duka yang mendalam bagi banyak keluarga.
Artikel Terkait
FORMAS Buka Kantor di Beijing untuk Perkuat Jembatan Investasi Indonesia-China
Kapolsek Cileungsi Sikat Otak Perampok Lansia dengan Menyamar Jadi Petugas PLN
Muhammadiyah Imbau Takbir Keliling Ditiadakan di Bali Demi Hormati Nyepi
Gempa Magnitudo 3,3 Guncang Blitar Tengah Malam