Labschool UNJ sedang memburu guru-guru baru. Bukan sekadar lowongan biasa, ini rekrutmen besar-besaran untuk mengisi posisi di sejumlah sekolah andalannya. Selain kampus utama di Rawamangun, Jakarta, kesempatan ini juga terbuka untuk sekolah mitra di Cirendeu, Ciracas, dan Bintaro. Buat kamu yang punya passion di dunia pendidikan, ini bisa jadi pintu masuk yang menarik.
Sudah lebih dari setengah abad Labschool berkecimpung. Tepatnya, 58 tahun. Sepanjang perjalanannya, mereka konsisten berinovasi dalam sistem pendidikan kita. Visinya tetap sama: “Iman, Ilmu, Amal.” Nah, sekarang mereka mengajak putra-putri terbaik untuk ikut membentuk generasi yang tak hanya pintar, tapi juga siap bersaing di kancah global.
Pendaftarannya sendiri bakal digelar online. Kurang lebih pertengahan sampai akhir Maret 2026 nanti. Itu baru tahap awal, lho, untuk penyaringan administrasi. Soal kualifikasi, Labschool dikenal cukup ketat. Mereka ingin menjaga mutu yang selama ini jadi ciri khasnya. Makanya, persiapan berkas harus benar-benar teliti.
Transparansi proses jadi prioritas. Tujuannya jelas: mendapatkan pendidik yang punya integritas dan dedikasi tinggi. Jadi, selain memenuhi syarat, pelamar juga harus jeli memilih formasi yang sesuai latar belakang. Jangan sampai salah.
Nah, buat kamu yang berminat, berikut rincian lengkapnya seperti diumumkan di laman resmi labschool-unj.sch.id.
Persyaratan Umum
Beberapa kriteria wajib dipenuhi:
- Bertakwa kepada Tuhan YME.
- Lulusan S1 Kependidikan dari prodi yang sesuai, dengan akreditasi unggul atau A. Siapkan softcopy ijazah, transkrip nilai, plus sertifikat akreditasinya.
- Lebih baik lagi kalau sudah punya sertifikat profesi pendidik dari program PPG.
- Sehat jasmani dan rohani, serta bersih dari narkoba.
- Lengkapi data NIK, unggah surat keterangan sehat, dan surat bebas NAPZA serta pinjol.
- Kondisi badan sehat, bebas dari penyakit menular.
- Satu orang cuma boleh mendaftar untuk satu formasi saja.
Persyaratan Khusus
Ini bagian yang lebih detail:
- Minimal sarjana S1 Pendidikan yang relevan dengan formasi dilamar.
- IPK minimal 3.25 (skala 4), dibuktikan dengan transkrip dari universitas dan prodi terakreditasi Unggul/A.
- Usia maksimal 30 tahun.
- Punya jiwa mendidik, kepemimpinan, inovatif, dan kreatif. Ini biasanya keliatan saat wawancara dan microteaching.
- Punya sertifikat TOEFL/IELTS (masa berlaku 1 tahun terakhir). Minimal TOEFL 425 atau IELTS 5.5. Juga harus terampil berkomunikasi pakai Bahasa Inggris.
- Mampu mengoperasikan teknologi informasi dan komunikasi untuk pembelajaran.
- Punya keterampilan khusus seperti seni musik, tari, olahraga, atau organisasi. Ini penting buat pengembangan bakat siswa.
- Pengalaman organisasi akan jadi nilai plus.
- Penghargaan di tingkat nasional atau internasional juga diprioritaskan.
- Khusus untuk Labschool Bintaro, bidang studi Bahasa Indonesia, Matematika Lanjutan, PJOK, BK, dan Informatika lebih diutamakan untuk laki-laki.
- Sementara untuk Pendidikan Agama Islam & Pancasila di Bintaro, diutamakan perempuan.
- Di SMP Labschool Ciracas, perempuan diutamakan untuk Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang.
- Untuk bidang Pancasila, Seni Rupa, PJOK, BK, Informatika, & IPS di SMP Ciracas, diutamakan laki-laki.
- Di SMA Labschool Ciracas, perempuan diutamakan untuk Sejarah, BK, dan Informatika.
- Sedangkan untuk bidang Agama Islam, Bahasa Indonesia, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Bahasa Inggris, Seni Musik, dan PJOK di SMA Ciracas, diutamakan laki-laki.
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Komplotan Perampok di Cileungsi, Hasil Curian Dibeli Vila dan Kebun
Lalu Lintas Tol MBZ Meningkat 75% Saat Gelombang Mudik Lebaran
Pemerintah Bahas Efisiensi dan Penyesuaian Anggaran di Rapat Koordinasi
Kecelakaan Maut di Puncak, Satu Tewas dan Satu Luka Berat Diduga Akibat Pengemudi Lelah