Di sisi lain, Kahf juga tak ketinggalan. Mereka menghadirkan Global Ramadan Connect 2026 dengan kampanye Bener Bareng. Program ini intinya ingin menciptakan ruang kebersamaan bagi pria Muslim untuk belajar dan berefleksi bersama selama bulan suci.
Rangkaiannya dimulai dari Jakarta, lalu merambah ke Madinah, Chiba di Jepang, New York, dan kota-kota lainnya. Secara total, lebih dari 8.000 peserta di enam negara terlibat dalam buka bersama, diskusi, hingga pembelajaran Al-Qur'an.
Di Madinah, Kahf menyediakan paket iftar plus sesi koreksi bacaan Al-Fatihah di sekitar Masjid Nabawi. Uniknya di Chiba, Jepang, mereka berkolaborasi dengan komunitas lokal membuka ruang belajar Al-Qur'an untuk Muslim lokal dan mualaf, yang seringkali kesulitan mencari materi pembelajaran dalam bahasa Jepang.
Sementara di kota seperti New York dan London, ratusan peserta dari beragam latar berkumpul dalam Ramadan Connect. Acaranya padat, mulai dari sesi refleksi hingga belajar tajwid. Pesan yang ingin disampaikan sederhana: perjalanan menjadi pribadi lebih baik akan terasa lebih kuat jika dijalani bersama-sama.
Kembali ke Indonesia, ParagonCorp juga punya banyak kegiatan. Mereka memanfaatkan ekosistem kolaborasi yang disebut ParaGoNation, sebuah ruang yang mempertemukan komunitas, relawan, dan mitra untuk menciptakan dampak sosial.
Sepanjang Ramadan tahun ini, Paragon mengaktifkan 42 masjid di berbagai wilayah. Mereka juga berkolaborasi dengan 93 komunitas dalam program-program yang mendorong semangat berbagi. Kolaborasi semacam inilah yang menjadi tulang punggung upaya mereka memperluas dampak sosial.
Selain kegiatan di lapangan, ada juga konten inspiratif yang dibuat. Sebuah film pendek berjudul "Gak Pernsh Avsen" dirilis. Film dua menit ini mengangkat kisah haru tentang pesan penuh typo dari orang tua, yang justru menyimpan perhatian dan kasih sayang yang tak pernah absen. Filmnya bisa ditonton di kanal YouTube resmi Paragon.
Director of Corporate Affairs ParagonCorp, Astri Wahyuni, menegaskan filosofi di balik semua ini.
"Bagi Paragon, Ramadan bukan hanya momentum untuk memperkuat ibadah, tetapi juga kesempatan untuk memperluas kolaborasi dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Melalui ekosistem ParaGoNation, kami ingin menghadirkan ruang bagi komunitas, relawan, dan berbagai mitra untuk bergerak bersama menebarkan kebaikan," ujar Astri.
Tak hanya itu, komitmen sosial Paragon juga terlihat dari inisiatif Sumatera Bangkit yang masih berlanjut. Bersama Institut Teknologi Bandung (ITB), mereka menghadirkan teknologi filter air berkapasitas besar, hingga 7.000 liter per jam. Teknologi ini membantu menyediakan akses air bersih bagi sekitar 1.200 warga di Aceh Tamiang.
Pada intinya, semua rangkaian program global ini menunjukkan satu hal: upaya Paragon untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat spiritualitas sekaligus membangun koneksi sosial lintas batas negara. Mereka ingin dampak positif dan semangat kebersamaan Ramadan bisa dirasakan lebih luas, di mana pun komunitas Muslim berada.
Artikel Terkait
Keluarga Palestina Tewas Ditembak Pasukan Israel Usai Buka Puasa di Tepi Barat
Iran Klaim Hancurkan Gudang Amunisi AS di Pangkalan Udara Al Dhafra
Polisi Gunakan Drone untuk Pantau Kemacetan di Puncak Saat Lebaran
Arus Mudik Lebaran 2026 Meningkat, Bandara Soetta Layani 94 Ribu Penumpang Keberangkatan