Di sisi lain, penyelidikan sudah bergulir dengan menelusuri rekaman CCTV dan komunikasi. Iman mengungkapkan, ada 86 titik kamera pengawas yang sedang diteliti polisi. Titik-titik itu dipilih berdasarkan dugaan rute perjalanan pelaku, mulai dari berangkat hingga kembali.
"Kami ambil data dari mana saja," katanya lagi, merinci sumber rekaman.
Ada 7 titik dari sistem elektronik tilang, lalu 27 titik dari Diskominfotik. Tak ketinggalan, 8 titik dari Dishub dan 44 titik lainnya berasal dari CCTV warga, perkantoran, atau bangunan di sepanjang jalur yang diduga dilintasi pelaku.
Peristiwa yang memicu pembentukan tim ini terjadi pada Kamis (12/3) malam lalu. Andrie Yunus disiram air keras oleh dua orang pelaku di Jakarta Pusat, tepatnya saat ia dalam perjalanan pulang. Ia baru saja menghadiri acara podcast di kantor YLBHI.
Artikel Terkait
Dinas Tenaga Kerja DKI Sidak THR, Pastikan Perusahaan Patuhi Kewajiban
Kapolri Tinjau Kesiapan Mudik Lebaran di Gerbang Tol Kalikangkung
Polisi Tegaskan Foto Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Adalah Hoaks Buatan AI
Sidang Isbat Awal Syawal 1447 H Digelar 19 Maret 2026