“Melalui layanan BBM Motorist, kendaraan yang kehabisan bahan bakar di ruas tol dapat segera dibantu tanpa harus menunggu terlalu lama,” jelas Netty.
Menurutnya, ini adalah upaya konkret untuk menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan.
Di sisi lain, untuk rest area tipe B yang belum ada SPBU-nya, JMRB menghadirkan solusi BBM Modular. Fasilitas tambahan ini diharapkan bisa menjawab kebutuhan mendesak para pengendara. Jadi, meski cuma sementara, setidaknya kekhawatiran soal ‘irit’ di tol bisa sedikit diredam.
Dengan rangkaian persiapan ini, harapan JMRB jelas: perjalanan mudik dan balik masyarakat jadi lebih nyaman. Ketersediaan BBM, yang sering jadi momok, diusahakan tak lagi mengganggu.
“Melalui berbagai upaya ini, kami berharap pelayanan di Travoy Rest dapat terus memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan tol,” tutup Netty.
“Sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Lebaran,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Ledakan Kapal LPG di Pelabuhan Selayar Tewaskan Dua Orang
Polisi Tetapkan Muhammad Syamsun Al Ghozi sebagai Buronan Kasus Pembunuhan Guru di Depok
Ombudsman RI Kooperatif Usai Digeledah Kejagung
MK Tolak Gugatan Roy Suryo Cs yang Minta Pengecualian Pasal KUHP dan UU ITE