"Pengetatan anggaran dalam rangka penyelamatan APBN harus berorientasi untuk menjaga daya beli masyarakat dan mempertahankan tingkat pertumbuhan ideal. Oleh karena itu kami serahkan kepada Presiden untuk melahirkan skenario terbaik dalam mengantisipasi dampak akibat konflik di Timur Tengah," jelas Herman Khaeron lagi.
Sebelumnya, Prabowo sendiri sudah memberi sinyal. Ia menyebut beberapa negara telah mengambil langkah adaptif menghadapi situasi di Asia Barat. Sebagai contoh, ia menyebut Pakistan yang ternyata sudah lebih dulu memangkas gaji kabinet dan parlemennya. Tindakan itu jadi referensi, sekaligus gambaran betapa seriusnya ancaman yang dihadapi.
Jadi, wacananya sudah mengudara. Tinggal menunggu keputusan dari meja paling atas. Apakah pemotongan gaji pejabat tinggi negara benar-benar akan terjadi? Semua mata kini tertuju ke Istana.
Artikel Terkait
Tugu Cempako Telok Resmi Jadi Ikon Baru Palembang di Titik Nol Kilometer
JMRB dan Pertamina Siapkan Layanan BBM Tambahan untuk Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 2026
Anggaran Sewa Mobil Wali Kota Samarinda Rp 160 Juta Per Bulan Jadi Sorotan
Mudik Lebaran 2026, Pelabuhan Tanjung Buton Layani Hampir 3.000 Penumpang Sehari