Jakarta Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, PT Jasamarga Related Business (JMRB) mengklaim sudah siap siaga. Fokusnya pada satu hal yang kerap bikin was-was para pemudik: ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sepanjang jalan tol. Mereka tak bekerja sendirian, koordinasi dengan PT Pertamina dan pemangku kepentingan lain digenjot untuk memastikan stok bahan bakar aman.
Direktur Utama PT JMRB, Netty Renova, mengungkapkan sejumlah langkah antisipasi sudah disiapkan. Intinya, mereka ingin menghindari antrean panjang atau kehabisan stok di titik-titik kritis.
“Kami bersama Pertamina memastikan kesiapan pasokan BBM di Travoy Rest selama periode arus mudik dan balik Lebaran,” tegas Netty.
“Selain optimalisasi pada SPBU yang ada, kami juga menyiagakan layanan BBM Motorist serta BBM Modular untuk mengantisipasi potensi lonjakan kebutuhan di tengah perjalanan,” lanjutnya.
Nah, soal lokasi, sejumlah titik diprioritaskan. Antara lain Travoy Rest di KM 391 A, KM 538 A dan B, lalu KM 597 A dan B, serta KM 84 A dan KM 66 B. Titik-titik ini dipilih karena diperkirakan bakal padat atau memang belum punya fasilitas SPBU permanen.
Layanan BBM Motorist jadi salah satu andalan. Intinya, Pertamina akan mengerahkan kendaraan khusus yang membawa pasokan BBM untuk mengisi langsung kendaraan yang kehabisan bahan bakar. Layanan mobile ini diharapkan bisa merespon dengan cepat.
Artikel Terkait
Trauma Kucing Mati di Titipan, Pemudik Pilih Bawa Hewan Peliharaan Langsung ke Kampung Halaman
Iran Tantang Trump Kirim Kapal Perang ke Teluk Persia, Klaim Kendali Penuh Selat Hormuz
Proses Pengukuran Tanah Sengketa Hotel Sultan Dimulai, Kuasa Hukum Apresiasi Langkah Pengadilan
Indonesia Kirim 5.000 Tentara untuk Pasukan Internasional di Gaza Mulai Mei