Paus Leo XIV Serukan Penghentian Kekerasan dan Kembali ke Dialog di Timur Tengah

- Minggu, 15 Maret 2026 | 22:00 WIB
Paus Leo XIV Serukan Penghentian Kekerasan dan Kembali ke Dialog di Timur Tengah

Pidatonya kemudian berubah menjadi seruan langsung yang tegas. Dengan lantang dalam bahasa Italia, dia menyampaikan pesan kepada para pemegang keputusan.

Kata-katanya bergetar di udara. "Kekerasan," tegasnya, "tidak akan pernah membawa keadilan atau kedamaian yang didamba rakyat. Yang ada hanyalah kehancuran."

Konflik mematikan ini sendiri berawal dari serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat ke Iran pada akhir Februari lalu, tepatnya 28 Februari 2026. Serangan itu merenggut nyawa Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran saat itu.

Balasan Iran pun datang tak tanggung-tanggung. Mereka menyerang Israel dan pangkalan-pangkalan AS di sekitar Teluk, bahkan sampai menutup akses Selat Hormuz. Korban jiwa terus berjatuhan. Menurut catatan dari pemerintah dan media setempat, sudah lebih dari 2.000 orang tewas sebagian besar berasal dari Iran.

Di tengah situasi yang semakin rumit itu, seruan Paus Leo terdengar seperti sebuah harapan yang tak pernah padam, meski terasa berat untuk diwujudkan.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar