JAKARTA – Insiden penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS, mendapat kecaman keras dari politisi DPR. Andreas Hugo Pareira, Wakil Ketua Komisi XIII, menyebut aksi itu sebagai bentuk teror yang nyata. Tujuannya jelas: membungkam.
"Tindakan penyiraman air keras ini merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis masyarakat khususnya pembela HAM," ujar Andreas.
Baginya, ini bukan sekadar kekerasan biasa. Ini serangan brutal yang sangat tidak manusiawi. Ia mendesak polisi untuk bergerak cepat. Pelaku dan motif di baliknya harus segera diungkap ke publik.
"Aparat kepolisian harus segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta motif dibalik serangan brutal yang sangat tidak manusiawi," tegasnya.
Artikel Terkait
Real Madrid Hantam Elche 4-1, Tekan Barcelona di Puncak Klasemen
Depok Liburkan CFD Dua Minggu Sambut Idulfitri
Harga Emas Antam di Pegadaian Turun Rp25.000 per Gram
TNI Hidupkan Kembali Jabatan Kepala Staf Teritorial Setelah 25 Tahun