Jateng Siapkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Pengemudi Jelang Mudik Lebaran 2026

- Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:00 WIB
Jateng Siapkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Pengemudi Jelang Mudik Lebaran 2026

Oleh: Octavian Dwi

SUKOHARJO – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, pesan penting disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen. Ia mengingatkan para calon pemudik, terutama pengemudi, untuk benar-benar memastikan kondisi fisik mereka fit sebelum menempuh perjalanan jauh.

“Kesehatan harus dipastikan aman, karena perjalanan jauh. Jadi kesehatan harus dilakukan pengecekan,” tegas Gus Yasin sapaan akrabnya pada Sabtu (14/3/2026).

Menurutnya, kelelahan di perjalanan bisa dengan cepat menguras energi dan menurunkan konsentrasi. Karenanya, selain cek kesehatan, ia juga menghimbau semua pemudik untuk pintar-pintar menjaga stamina.

“Kondisi kesehatan pemudik harus dipastikan aman, karena menempuh perjalanan jauh. Bisa jadi fisik yang kelelahan akan mengalami penurunan energinya. Sehingga diperlukan pengecekan kesehatan,” lanjutnya.

Nah, untuk mengantisipasi hal itu, Pemprov Jateng sendiri sudah bergerak lebih dulu. Mereka menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pengemudi dan kru bus di beberapa terminal. Tujuannya jelas: memastikan mereka dalam keadaan prima saat mengemudi.

“Kita ingin memastikan bahwa mereka mengendarai dengan keadaan yang fit, sehat, dan punya kemampuan yang bagus. Sehingga semoga tidak ada kejadian luar biasa dalam perjalanan,” ujar Gus Yasin.

Di sisi lain, ia menegaskan komitmen Jawa Tengah sebagai tuan rumah mudik. Semua fasilitas, kata dia, sudah disiapkan dengan matang, termasuk kolaborasi dengan sejumlah BUMN seperti PLN dan Pertamina.

“Kalau datang ke Jawa Tengah Insya Allah tercukupi, nggak usah panik. Sebagaimana sudah diinstruksikan oleh Pak Gubernur bahwa kita harus menjadi tuan rumah yang baik untuk para pemudik,” katanya dengan nada meyakinkan.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar