Menurut Alfian, aksi mereka jelas melampaui batas. Konvoi di jalan raya saja sudah mengganggu, apalagi ditambah dengan menyalakan petasan dan flare gun sambil membawa-bawa bendera. "Ini berpotensi besar mengganggu ketertiban umum," tegasnya.
Nah, setelah diamankan, petugas melakukan penggeledahan. Hasilnya? Bukan main. Dari ratusan pemuda itu, ditemukan barang bukti yang cukup mencengangkan. Ada minuman keras, dan yang lebih parah lagi, tembakau sintetis atau yang biasa disebut sinte.
"Petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa tembakau sintetis dan minuman keras. Diduga barang-barang itu dibawa untuk buka bersama dalam acara mereka," imbuh Alfian menjelaskan situasi yang sebenarnya.
Alhasil, semua pemuda yang terjaring operasi itu digelandang ke Markas Polres Metro Jakarta Timur. Di sana, mereka menjalani proses pendataan dan pemeriksaan lebih mendalam oleh penyidik. Sampai berita ini ditulis, proses hukum masih terus berjalan.
Artikel Terkait
Meta Luncurkan Fitur Balasan Otomatis AI untuk Penjual di Facebook Marketplace
Kapolri Ajak Ulama dan Tokoh Jatim Jaga Stabilitas Hadapi Dampak Konflik Global
Patung Fatmawati Sedang Hamil Diresmikan di Taman Bendera Pusaka Jakarta
Arus Mudik Lebaran Mulai Meningkat di Pelabuhan Merak