Patung Fatmawati Sedang Hamil Diresmikan di Taman Bendera Pusaka Jakarta

- Sabtu, 14 Maret 2026 | 19:25 WIB
Patung Fatmawati Sedang Hamil Diresmikan di Taman Bendera Pusaka Jakarta

Di tengah gemerlap Jakarta Selatan, kini berdiri sebuah taman baru. Namanya Taman Bendera Pusaka. Dan di sana, sosok Ibu Fatmawati Soekarno abadi dalam patung perunggu. Yang menarik, patung itu menggambarkannya bukan dalam pose biasa. Ia terlihat sedang mengandung, dengan tangan lihai menjahit sehelai bendera Merah Putih. Bendera yang nantinya akan dikibarkan dalam momen paling bersejarah bangsa ini.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan taman itu akhir pekan lalu. Menurutnya, penempatan patung di ruang publik ini adalah bentuk penghormatan nyata. Fatmawati, bagaimanapun, adalah sosok sentral yang menjahit bendera pusaka untuk Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

“Dengan menempatkan Patung Ibu Fatmawati di area Taman Bendera Pusaka ini, kami ingin memberikan penghargaan pada sosok yang berjasa besar bagi bangsa negara,”

ungkap Pramono dalam sambutannya.

Hal uniknya? Pramono mengaku baru tahu soal detail kehamilan itu. Rupanya, sang pematung sendiri yang memberi tahu bahwa patung itu menggambarkan Fatmawati sedang mengandung putra pertamanya, Guntur Soekarnoputra.

“Patungnya dibuat dalam kondisi Ibu Fatmawati sedang hamil Mas Guntur,”

tuturnya sambil tersenyum.

Bagi Pramono, peran Fatmawati tak bisa dipandang sebelah mata. Dari jahitan tangannyalah, simbol kedaulatan bangsa pertama itu terwujud. “Bendera Merah Putih ini adalah identitas bangsa, identitas nasional yang tertinggi,” tegasnya. Ia menekankan bahwa bendera itu lebih dari sekadar kain, melainkan lambang kedaulatan negara yang sakral.

Di sisi lain, taman ini sendiri punya fungsi ganda. Tak cuma jadi monumen hidup yang sarat sejarah, tapi juga diharapkan menjadi paru-paru kota. Ruang terbuka hijau untuk warga beraktivitas. Kawasan seluas 5,6 hektare ini adalah hasil penggabungan tiga taman sebelumnya: Ayodya, Leuser, dan Langsat. Fasilitasnya cukup lengkap, mulai dari jogging track sepanjang 1,2 kilometer, lapangan olahraga, sampai area bersantai.

Harapannya jelas. Pramono ingin taman ini jadi simbol kebanggaan baru ibu kota. Sebuah tempat yang tak hanya asyik buat kongko atau olahraga, tapi juga mampu mengingatkan setiap pengunjung pada jasa besar seorang Fatmawati.

“Oleh karenanya kami menjadikan Taman Bendera Pusaka ini menjadi salah satu simbol kebanggaan Jakarta yang sarat dengan nilai dan sejarah bangsa,”

pungkasnya.

Jadi, kalau Anda melintas ke sana, sempatkanlah berhenti sebentar. Lihatlah patung itu. Mungkin, di antara riuh lalu lalang kota, kita bisa sejenak mengingat betapa sejarah bangsa ini juga dirajut dari ketelatenan dan keberanian seorang ibu.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar